souvenir pernikahan

Cara Menanggulangi Hama dan Penyakit Tanaman

Keberadaan hama dan penyakit tanaman dapat menurunkan jumlah produksi yang dihasilkan, bahkan bisa menyebabkan kematian tanaman itu sendiri. Usaha-usaha untuk menghindari serangan hama dan penyakit sebenarnya bisa dimulai dengan upaya pencegahan. Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan seperti:

Menjaga agar tanaman tetap dalam kondisi prima dengan memenuhi kebutuhan pupuk. Memusnahkan sisa tanaman yang terserang penyakit secepat mungkin. Penggunaan bibit yang baik dan bagus.

Menjaga agar keadaan di area di bawah tajuk tidak terlalu lembap. Melakukan kontrol sesering mungkin agar dapat mendeteksi sedini mungkin akan kemungkinan serangan hama dan penyakit sehingga kerusakan berat dan penularan ke tanaman lain dapat segera ditanggulangi.

Beberapa tanaman obat mempunyai musuh alami berupa hama pengganggu. Hama yang biasanya muncul adalah belalang dan ulat. Pemberantasan hama ini sebaiknya menggunakan pestisida alami dan tidak menggunakan pestisida kimia sebab racun dapat tertinggal pada bagian-bagian tanaman. Bila ada tanda-tanda tanaman diserang hama dan penyakit, sedini mungkin harus dilakukan pemberantasan secara terpadu. Namun, jika masih dianggap ringan, pemberantasan hama secara mekanis lebih dianjurkan.

Pestisida nabati atau organik banyak dijual di pasaran atau dapat diproduksi sendiri. Peralatan, bahan, dan cara pembuatannya sangat sederhana. Bahannya dapat berupa tanaman mimba (Azadiractha indica), tembakau (Nikotiana tabacum), dan akar tuba (Derris ecliptica). Cara pembuatannya dimulai dengan menumbuk semua bahan sampai halus dan kemudian direndam dalam air. Setelah tercampur rata, rendaman dibiarkan selama satu malam. Keesokanharinya disaring dan dilarutkan dalam air hangat. Sebagai bahan perekat ditambah detergen sebanyak 1 gram per 10 liter. Penyemprotan pestisida sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat tidak hujan. Hindari penyemprotan pada siang hari karena efek panas matahari bisa menguraikan bahan aktif yang terkandung dalam pestida organik.

Apabila terjadi serangan penyakit, untuk menghindari serangan lebih banyak sebaiknya dilakukan pemusnahan tanaman yang terserang penyakit tersebut sampai pada sistem perakarannya. Berdasarkan penelitian, hal ini dapat dilakukan dengan penyemprotan Eugenol 200 ppm dengan kadar 0.2 % dan tepung cengkeh. Penyemprotan dengan pestisida ini akan menghambat pertumbuhan jamur. Dengan demikian Cara Menanggulangi Hama dan Penyakit Tanaman bisa dilakukan.

cara menanggulangi hama (34), cara menanggulangi hama dan penyakit pada tumbuhan (29), cara menanggulangi hama dan penyakit (21), cara mengatasi hama dan penyakit pada tumbuhan (17), cara menanggulangi serangan hama (14), melalui cara apakah hama dan penyakit ditanggulangi (14), cara mengatasi penyakit pada tumbuhan (13), cara pemberantasan hama dan penyakit pada tumbuhan (11), penyakit pada tumbuhan dan cara penanggulangannya (10), cara agar tumbuhan tidak terserang penyakit (9), cara penanggulangan penyakit pada tumbuhan (7), pengertian penyemprotan (7), cara penanggulangan hama dan penyakit pada tumbuhan (7), Cara penanggulangan hama dan penyakit (5), cara pemberantasan hama dan penyakit (5), penyakit pada tumbuhan dan cara mengatasinya (5), cara penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman (4), cara menanggulangi penyakit pada tanaman (4), cara menanggulangi hama dan penyakit pada tanaman (4), cara menanggulangi hama penyakit (3)
Ingin Copy Paste?
Gunakan kode diatas untuk copy paste aman dan legal di blog anda

Post Navigation